Saturday, 25 December 2010

Sahabat Fashion masuk Ranking 1 Google !

Akhirnya, dengan sedikit tambahan tool yang saya dapat di website Fashion Pakaian Online dan Iklan Gratis Jacket Fashion Pakaian Shop, akhirnya website www.fashionpakaianonline.com, nangkring di posisi 1 mbah google dari keyword 'sahabat fashion'.

rangking google sahabat fashion pakaian
Pertama, setiap saya selesai memasukan item ke dalam katalog, saya langsung melakukan ping dengan tool yang ada di website, fashionpakaianonline.com seperti gambar berikut:


tool SEOKemudian klik tombol submit setelah memasukan url kita pada kotak. Maka secara otomatis, tool ini akan melakukan pinging ke site-site direktori yang telah terdaftar. Tunggu hingga selesai.

Loh ? Tau selesainya gimana?
hehe... liat aza tanda yang ada di tab halaman, yang muter-muter itu loh.. yang menandakan tools sedang meloading atau bekerja. Tunggu sampai berhenti..

Yang kedua, saya selalu mencoba konsisten untuk memasukan iklan Fashion Pakaian Online dengan judul Sahabat Fashion pada beberapa penyedia iklan gratis setiap sore. Salah satunya yah punya saya sendiri di www.jacketfashionshop.co.cc hehe...

Terus terang, kembali ke pembahasan terdahulu, secara teknik saya tidak mengerti kenapa hal tersebut bisa mempengaruhi ranking website Fashion Pakaian Online di google. Dan untuk hal ini, silahkan tanya pada ahlinya. Hehe..

Dan akhirnya kembali lagi juga, apakah hal ini bisa mempengaruhi traffik penjualan, bukan hanya traffik pengunjung, ke Fashion Pakaian Online. Kita tunggu aza...

Bagaimana menurut Anda?

Friday, 3 December 2010

Apa Kabar Visual Basic

program aplikasi bisnis dan solusi usahaYa,, lama tidak membuat program aplikasi menggunakan Visual Basic, membuat saya jadi sedikit kaku juga ketika dihadapkan pada Program Visual itu.

Loh, kok jadi mainan program? Emang dagangannya yang di fashion pakaian gimana?

Hehe.. Awalnya berasal dari Customer FashionPakaianonline.com juga kok.. karna pada waktu itu secara ngga sengaja diminta untuk membuat sebuah program aplikasi Inventory dan POS (Point Of Sales / Kasir) dari salah satu pembeli itu. Begono awalnya. Hehe..

Loh Kok Bisa?

Iyalah.., lah wong dia cerita-ceriti tentang kesulitannya mengontrol stok gudang, jadi yah iseng aza saya tawarkan untuk buat program aplikasinya. Eh,, dia malah serius. Ya sud..ahh.. Saya ladenin..
Itung-itung mengasah kembali basic program yang pernah saya punya dulu waktu kerja. Terus itung-itung juga membiarkan partner saya (Luvi) yang mengelola Fashion Pakaian agar lebih Mandiri. Dan itung-itung juga, lumayan kalo diitung nominal yang ditawarkan si Customer tadi.. xixi..

Dan selanjutnya, (eitt.. masih dalam taraf itung-itung juga yah ?), saya coba buat website terpisah dari Fashion Pakaian yang saya beri judul (halah.. kayak sinetron): Favour Application Solution

Domain & hostingnya apa dan dimana tuh?

Hehe.. masih yang gratisan. Atau Gretong kalo anak sini bilang. Berlokasi di http://www.program-aplikasi.co.cc dan selter ngendon lagi nyoba di www.000webshost.com

Bagus emang hosting gratisan disitu?

Coba aza sendiri ah,, jangan banyak tanya begituan. Kayak tamu aza.. :P
Jangankan yang gratis, yang bayar aza kadang suka bikin keringet masuk lagi ke pori-pori kulit. Kan semua juga ada si 'plus' dan si 'minus'. Makanya jago-jago pilihnya aza. Dan banyak tanya sama yang jago juga.

Lah emang situ' jago'?

Kalo saya' jago', situ 'kalkun' kali yah.. haha..
Yah ngga lah.. Saya kan cuma coba-cobi untuk hal gituan. Berserakan tuh di jagad ini yang master-master tentang gituan. Udah ah,, back to topik.

Proses Design, Pengerjaan program serta Implementasi Alhamdulillah selesai. Dan sekarang lagi nge-gawangin untuk support aza di 'dia'. Udah jalan 1 Bulan sih, dan memang belum ada kendala. Hiks.. Moga2 yah jangan iya.. (Ngarep dot com).

Lalu tadi, ada kabar menggembirakan juga. Saya ditantang sama 'dia' buat meng-ekspansi system ke beberapa cabang yang ada di JABODETABEK.

Walah.. Akhirnya saya berpikir, apa memang jari-jari ini dikodratkan untuk mencet-mencet tuts keyboard buat design program aplikasi yah ? (Sotoy dah)...

Sekarang sedang proses drafting system ekspansi itu. Dan saya sendiri juga sedang sibuk mengumpulkan data-data sumber dari para stack-holder mereka. Minta doa'anya ah.. hehe..


Lepas dari itu semua, ternyata memang benar kata emak saya.

Semakin jauh kita meninggalkan sesuatu yang berguna, akan semakin jauh kita mengingatnya..

Bagaimana menurut Anda ?

Sunday, 28 November 2010

Mengapa MySQL Database ?

program aplikasi backend MySQL
Backend database yang kini sempat menjadi primadona dari beberapa Orang, termasuk saya, adalah MySQL.

Lalu pertanyaannya, Mengapa Harus MySQL ?

Bagi saya dan sebagian orang tentunya, MySQL merupakan database Open Source yang masih popular karena kinerjanya yang cepat, konsisten, handal dan mudah penggunaannya. Karena itu MySQL kerap digunakan oleh banyak pihak bahkan di benua antartika sekalipun. Jauh juga yah ? hehe..

Oleh pengembang Web Individu maupun organisasi besar seperti Yahoo, Alcatel-Lucent, Google, YouTube dan Zappos.com, MySQL masih diusung guna memobilisasi kebutuhan bisnis dan perangkat lunak mereka yang tinggi.
Tidak hanya sebagai database opensource terpopuler di dunia, MySQL juga telah mengukuhkan diri menjadi generasi aplikasi baru yang dibangung dengan mengusung istilah LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP/Perl/Phyton), karena MySQL mampu berjalan di lebih dari 20 platform termasuk Linux, Mac OS, Solaris, HP-UX, IBM AIX dan tentunya Windows.

Hal tersebut merupakan sedikit alasan mengapa saya, memberanikan diri untuk mengklaim dalam hal penggunaan database MySQL tersebut sebagai opsi dari backend database program aplikasi.

Bagaimana menurut Anda?

Sumber: http://www.program-aplikasi.co.cc

Wednesday, 27 October 2010

Cari Jodoh

Sahabat, dalam hidup memang kita membutuhkan apa itu yang disebut pasangan. Ya, tanpa pasangan kita akan hidup dalam kesendirian. Hidup dalam kesebatangkaraan. Hidup dalam sunyi. Dan hidup dalam ketiadaan.

JodohLalu kita dituntut untuk mencari jodoh. Jodoh yang memang pas buat kita. Jodoh yang memang mau dengan kita dan tentunya mau berbagi dalam segala aspek donk. Jodoh yang bisa memberikan kita ketenangan dalam segala hal. Jodoh yang bisa memberikan kita kekayaan.
Loh, kok kekayaan?
Iya, kekayaan akan kesetian..!
Jodoh tanpa kesetian, ibarat naik perahu berdua dengan Singa.. hehe..

JAUH AMAT PERUMPAMA'ANYA ??!!

Lah, dari pada saya bilang naik perahu berdua sama IKAN PAUS ?! Apa Ngga Lebih JAUH ?!

What Ever Lah !!

Seperti dalam sebuah bisnis. Jodoh juga menjadi sebuah momok yang perlu dilirik (Ganjen ah lirik-lirik ?!). Sekeras apapun kita berusaha, hasilnya tentu tidak maksimal. Eiit,, saya bilang bukan tidak bisa yah ?! Tapi, tidak maksimal.. Maksimal !!

Sekedar sebuah Ilustrasi. Dulu saya pernah mencoba berbisnis handuk secara online. Sudah begitu keras saya berusaha hingga nyaris setengah tahun berkelana di jagad persilatan online selama 6 Bulan (wuih.. kalo orang hamil, bisa dibilang lagi HAMIL MUDA kali yah?!)., namun yang saya dapatkan bukan sebuah tolakan. Hanya saja tidak pernah terjual 1-pun handuk yang saya jajakan dengan penuh senyum pesona ini. Hehehe..

Akhirnya, saya mencoba untuk melirik pada bisnis lain. Berarti melirik juga kan namanya ? Dan berarti saya bukan ganjen dunk ?! hehehe.. Saya mencoba menjual Jaket. Dan masih saya ingat nama Url yang saya gunakan pada waktu itu. www.jacketfashion.co.cc

Gratisan memang, namun sarat dengan jodoh tadi. Eit... itu menurut saya loh. Kok kenapa saya bisa bilang gitu..?! Karena pada 2 hari saya membuka bisnis itu, langsung 3 orang membeli dengan khidmad.

Kebetulan aza kalee.. !!

Loh, apakah jodoh selalu merupakan sebuah rencana? Ngga kan ? Jodoh merupakan sebuah kebetulan yang memang telah diRADARkan Tuhan kepada kita pada ujung kehidupan. Tuhan telah membimbing kita pada sebuah JODOH bila memang kita berusaha, berdoa dan bertawakal. Itu kata EMAK saya. hehe..

Lalu ilustrasi berikutnya adalah sebuah ketidak tahuan saya pula pada URL yang berkaitan dengan jodoh. Karena sebuah hal, hingga saya mengganti Url jaket saya tersebut menjadi www.fashionpakaianonline.com dan apa yang saya dapatkan..?

Hmm,, susah untuk dijelaskan. Namun yang jelas, saya memiliki kans lebih baik lagi. Begitu meningkatnya rezeki saya yang diberikan Tuhan dengan url tersebut. Apakah karena ekspansi jaket menuju eksplorasi pakaian dengan konteks yang lebih luas?

Allahualam.. Itulah kenapa saya bilang diatas "ketidak tahuan saya". Apakah ini juga yang bisa disebut jodoh ?!

Sahabat.., pada akhirnya saya hanya ingin mengingatkan bahwa Tuhan selalu memiliki rencana untuk kita tentang ikhwal apapun. Termasuk JODOH tadi. Yang perlu saya lakukan, khususnya, dan sahabat lakukan, umumnya, adalah melakukan semua dengan Usaha dan kemauan yang ikhlas, Berdoa dan Berserah diri bilakah semua impian jalan hidup menjadi TAKDIR yang memang sudah ada.

Amin...Amin Ya Rab..

Salam,
Orang yang tidak tahu apa-apa tentang takdir Tuhan.

Andi Suhandi

Tuesday, 26 October 2010

Apa fungsi WIBIYA?

Beberapa waktu lalu saya pasang sebuah toolbar dinamis di webstore saya. Namanya Wibiya. Dan menurut saya sangat bagus juga.

Silahkan lihat contohnya di sini.

Ini screenshot website Wibiya :



Saya yakin sudah banyak yang membahas dengan tuntas tentang feature si Wibiya ini. Namun saya hanya ingin berbagi cerita aza tentang si Toolbar dinamis ini. Hehe.. sapa tau aza ada yang belum tau dan butuh gitu. Dan gratiss pula kok.

Wibiya Toolbar adalah sebuah layanan gratis yang dapat memfasilitasi dan meningkatkan estetika blog / website dengan tampilannya yang dinamis. Terus katanya juga sih bisa meningkatkan traffict ke website kita. Tapi kalo ditanya dari mana sisi teknisnya, hmm.. jujur aza saya ga tau.. hehe.. bukan pakarnya sih.. hiks..

Trus kelebihan lain adalah Wibiya dapat mengintegrasikan beberapa platform populer seperti: Blogger, Wordpress, TypePad dan sebagainya.

Trus juga, kita bisa mempublish/share postingan kita pada beberapa jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, Digg dan lain sebagainya.

Nah ini yang saya suka.

Wibiya memberikan fasilitas "room-chat" yang bisa digunakan dengan account global kita seperti yahoo, facebook, twitter dan myspace. Hmm,, memang sih, feature ini sebenarnya bisa dengan mudah kita dapat dari yahoo dengan fasilitas PingBoxnya. Namun yang saya suka dari si Wibiya ini adalah Penyatuan semua fasilitasnya aza dengan tidak harus berkutat sama yang namanya bongkar-bongkar script yang kadang bikin mata muter-muter. hehe..

Dan akhirnya semua berpulang pada kebutuhan kita. Mau pake yah silahkan. Mau ngga juga yah silahkan. Semua ada plus-minus kok.

Bagaimana dengan Anda?

Friday, 17 September 2010

Akhirnya mengalah..

Beberapa waktu lalu, sungguh saya tidak percaya bahwa domain gratisan dari .co.cc telah dan tidak bisa lagi melakukan link-post ke Facebook. Padahal, facebook merupakan salah satu jejaring sosial yang saya gunakan untuk mem-posting update-update jaket dan pakaian online dari website saya yang berada di www.jacketfashion.co.cc.

Walaupun bisa saja diakali dengan membuat sebuah url directing di http://jfs.wen.ru , tetap saja kurang bisa meng-asyikan dimata saya.

Hiks.. Akhirnya saya harus mengalah...

Tepat beberapa hari lalu saya membeli sebuah domain dengan nama fashionpakaianonline.com.
"Loh kok berubah image dari target jaket semula?"
"Maksudnya?"
"Bukankah domain yang lama, jacketfashion.co.cc, scoop-nya di jaketkan? Trus domain baru kok lebih melebar sih?"

Hehe.. Iya,, maklum, karena semakin banyak penambahan item-item yang juga bukan jaket saja, maka saya merubahnya menjadi FashionPakaianOnline.com. Disana kini sudah ada Kaos, Kemeja, Sepatu dan Tas. Insya Allah, jika memang milik/rezekinya, akan ada lagi item-item barang lain dari vendor yang percaya dengan kita, untuk menambah khasana perbendaharaan pajangan kita. Hehe.. Amin..

Tapi sayangnya, ternyata tidak semudah juga berpindah domain karena secara teori (xixi.. mungkin karena saya awam kali yah), domain baru ini belum mampu bisa menduduki peringkat mesin pencari, seperti google.com, karena memang belum terindex. Tidak seperti domain sebelumnya, yang mampu bertenaga untuk mampu bertahan di halaman pertama mesin pencari, bahkan nyaris sempat menduduki peringkat 1.

Hmmm,, tapi yah apa mau dibilang, semuanya tetap harus pada masanya kan? Justru saya ambil sisi positifnya saja, karena dengan kondisi seperti ini, berarti memicu saya untuk menggali berbagai cara agar posisi domain baru ini, www.fashionPakaianOnline.com , mendapatkan tempat di hati Mbah Google itu. Dan tandanya saya harus belajar mengulang kesuksesan cara lama (walau pada waktu domain lama pake sistem asal seruduk) untuk mendapatkan tempat di mesin pencari itu.

Kalo tadi tentang domain, gimana dengan hostingnya?

Haha..,, lagi-lagi saya harus mengalah. Ternyata tidak selamanya, gratisan itu menguntungkan. Hosting yang saya gunakan dulu, di freehosting.com, kehabisan bandwith. Dan akhirnya, website saya di suspend. Hmm,,, padahal saya baru menghabiskan setengahnya, dan juga padahal janjinya kan dikasih bandwith penuh.

Tapi ya sudahlah. Blogspot.com jadi shelter kembali untuk menghosting update-update dagangan online saya. Walau sedikit kecewa. Walau sedikit lelah. Walau sedikit ngedumel. Walau sedikit grundel. hehheehe.. Namun saya harus tetap semangat. Ya Ealah (gitu kata anak2 abg skr), lah wong sudah kandung nguntungin dagangannya,walau belum gede-gede banget sih, masa mau diabaikan atau dicuekin aza.. Hahaha..

"Akhirnya mengalah" bukanlah kata untuk kalah. Tapi langkah saya untuk mundur setapak dahulu dan siap-siap berlari... hehehe.. Amin.. Doakan yah.. !!

Bagaimana menurut Anda?

Thursday, 22 April 2010

Pengiriman TIKIJNE tidak sampai tujuan


Pengiriman paket kami, tgl 27-03-2010 ke nasabah: Rita Silaban ,, Enarotali PAPUA 98700,, TikiJNE AWB: 1381411120006 Hingga saat ini, belum diterima oleh yang bersangkutan.Pada tgl 15 April 2010, kami telah melayang email ke cs@tikijne.co.id,namun hingga detik ini pula, kami belum menerima informasi/feed-back dari mereka.

Keesokan harinyapun, saya telah menelpon Hotline yang ada di tomang, jakarta. Selain susah untuk nyambung, ketika tersambungpun,saya tidak mendengarkan suara sahutan dari sana.
"Hallo.. Haloo..", begitu sapa saya ketika saya yakin telp telah diangkat.
"tuuut.. tuuutt... tuuutt...", hubungan terputus.Lalu tanpa menyerah, saya coba menelpon kembali. Namun kali ini tidak diangkat. Akhirnya saya putuskan untuk menghubungi langsung agen cabang saya melakukan pengiriman yang ada di binus, jakarta.

"Coba kamu suruh dia (pembeli. red), menghubungi TikiJNE cabang sana..", begitu sarannya. ".. ini teleponnya.. 0967-589095", begitu sambungnya.

Akhirnya, saya layangkan sms hal tersebut kepada sobat JFS yang ada di Papua dengan mengirimkan No.AWB sekali lagi dan no. TelpTikiJNE papua itu.

Apakah semua telah selesai? Ternyata belum..?!Ada sebuah sms yang saya dapat dari sobat Papua tersebut:

"Terima kasih Anda telah membohongi saya dengan memberikan no. resi yang tidak bisa dimasukan di kotak track Tiki.. Hanya 12 digit yang harus dimasukan kedalam track Tiki tersebut..! Untung Tuhan memberikan saya jalan ke Anda dengan order yang cuma sedikit. Bagaimana bila sayaorder banyak? Buat saya hal ini saya anggap sebagai Judi dengan meng-order kepada Anda.."

Wakk.. Spontan saya kaget..!! Bohong? Tiki? Bukannya saya sudah berikan No. resi tersebut dan menjelaskan expedisi yang digunakan..!!? Loh.. Kok Tiki sih ?! TikiJNE kali..!!!

Awalnya saya cukup emosi krn disebut telah membohongi. Namun, saya harus bisa ber-empati, andai saja saya diposisi dia, mungkin saya akan sangat kecewa seperti yang dialami sobat JFS tersebut. Ini hanya sedikit 'miss-understanding' dan jelas TIKIJNE punya ulah.

Saya coba membalas kembali sms tersebut dengan memohon maaf atas ketidak-nyamanan tersebut (walau secara, bukan saya yang salah) dan memberikan penjelasan kesalahan memasukan AWB expedisi antara tiki(www.tiki-online.co.id) yang memiliki 12 digit dengan TIKIJNE(www.tikijne.co.id / www.jne.co.id) yang memiliki 13 digit.

Semoga saja, pihak TIKIJNE lebih memberikan perhatiannya kepada pelanggannya untuk lebih dapat dipercaya. Dan memberikan kontribusinya atas hal tersebut.

Bukankah slogan/Jargon mereka"MURAH, TEPAT DAN AMAN" ??!!
Yang jelas saya masih penasaran. Besok, saya akan berencana ke kantor pusat TIKIJNE yang ada di Tomang Jakarta, untuk meminta penjelasan secara detail.

Doakan yah sobat moga-moga ada titik temunya... ;)

Ada Solusi lain ???

Friday, 16 April 2010

Kepercayaan adalah Ritual terbesar dari Bisnis Internet..

Akhirnya selesai sudah pengiriman Order Jaket Jas | www.jacketfashion.co.cc yang dipesan oleh Fadly dan Murni (teman sekelas Fadly) di daerah Siak, Riau.

Awal cerita dimulai dari 'Fadly', seorang Siswa yang ingin membuat 'Jaket Jas' untuk digunakan pada acara perpisahan sekolahnya di SMAN 13, Siak Riau. Sayangnya, ketika itu 'Fadly' belum mendapat gambaran secara spesifik model Jaket Jas yang akan dibuatnya.

"Gimana kalo mencontoh dari jaket yang digunakan BBF aza, Kak?", begitu permintaannya pada saya.
"BBF ? Waduh apa tuh? Film?"
"Iya Kak, itu yang Boys Before Flower..!!", tandasnya kepada saya.

Sambil garuk-garuk kepala, saya hanya senyum-senyum sendiri. Maklum, saya termasuk orang yang jarang sekali nonton film. hehe... Nyaris saya terjebak dengan singkatan kata itu.. Untungnya ga keceplosan :-D

"Yawdh Fad, coba kirimkan saya foto si 'BBF' itu yah...", pinta saya.


"... Oh ternyata begini toh yang di mau sama Fadly..", gumanku dalam hati. Ganteng-ganteng dan cakep yah..!! xixi.. Pantes digandrungi sama anak-anak remaja seusia dia..

"Ok Fad.., terus mau dikasih logo apa?"
"Kasih Logo Tulisan Aza kak... dengan format tulisan DUBELSPA SMANTIBELS dan ditengahnya kasih gambar yang bisa mencerminkan kecerdasan gitu... Semisal Lampu yang berpijar gitu"
"Hmmm... Ok..Ok.. coba nanti saya format deh gambarnya.."

Akhirnya saya meminta rekan yang terbiasa dalam hal desaign untuk membuat apa yang tergambar dalam obrolan tadi. Hingga akhirnya muncul design gambar dibawah.


Gambar tersebut saya kirim ke Fadly untuk dipilih, antara font tulisan atas atau yang bawah. Dan dia pun memilih menggunakan gambar yang bawah.

3 Minggu berlalu proses pembuatan Jaket Jas tersebut. Dan akhirnya, team vendor yang mengerjakan Jaket Jas itu, memberikan sinyal bahwa jaket tersebut telah rampung dan siap dikirim ke tempat tujuan.

Sebelum melakukan pengiriman, saya meminta pihak Vendor untuk memfoto hasil akhir dari Jaket Jas tersebut untuk dilihat dan dikirim ke Fadly. Hal tersebut bertujuan, bila memang ada perubahan yang harus dilakukan, maka masih ada waktu 1 minggu untuk dikerjakan sebelum jatuh tempo penggunaan Jaket Jas tersebut pada acara perpisahan sekolah Fadly tersebut.


Inilah bentuk akhir dari Jaket Jas yang telah selesai dikerjakan Vendor. Terbuat dari Bahan Katun Canvas dengan Toleransi kemiripan 80-90%. Itu yang ada dipikiran saya.

Saya langsung kirim gambar tersebut melalui MMS. Loh kok MMS segala? Biar cepet dapat komentar.. hehe..

Yupz, si pemesan "Fadly", mengamini bentuk akhir dari Jaket Jas tersebut. Dan pengiriman pun dilakukan..

Setelah 3 hari, saya mendapat SMS dari Fadly,

"Kak.. Terima kasih atas kerja-samanya.. Boleh kan Kak lain waktu pesan lagi.."

Hehe... Kalo masalah pesan ga usah dibilang Fad.. Tiap hari juga boleh.. *Ngarep.Mode* :D

Ada sebuah nilai yang didapat dari kejadian diatas.,

"..Kepercayaan adalah sebuah ritual khusus yang sangat sulit didapat dari orang yang notabene baru melakukan kerja-sama. Menitipkan uang. Dan jarak yang membentang. Lebih-lebih dunia maya. Hmm... Namun semua bisa teratasi dengan komitmen dan komunikasi yang dilakukan secara simultan.."

Jangan salah, cerita diatas tidak semulus yang ada. Sempat juga ada MOSI tidak percaya dari Fadly, Murni dan teman-temannya pada saya. Hingga perlu ada penjelasan bahwa tidak akan pernah ada yang namanya PENIPUAN!! Hahaha.. (Sorry Fad & Murni, kalo kebetulan baca Blog ini yah).. Nyaris tiap hari mereka sms untuk menanyakan progres order mereka. Hiks.. padahal baru 1 minggu pengerjaannya. Padahal sudah dikatakan bahwa pengerjaan 3-4 minggu baru selesai.

Tapi bagaimanapun, pembeli adalah Raja. Selama semua masih dalam taraf batas kewajaran. Asal ga menjajah aza. Asal jangan asal komplain yang ga jelas aza. Dan asal selalu order lagi aza.. hehe..

Lalu.., Bagaimana dengan Cerita Anda?

Friday, 12 March 2010

Setelah masuknya jacketfashion.co.cc ke halaman 1 google, terus apa bisa meningkatkan penjualan? ^_^

Beberapa kali sudah saya memindahkan etalasie site jaket-jaket fashion dagangan saya. Itu semua mungkin karena ada perasaan tidak puas dan juga sebuah tantangan kali yah.

Pertama banget saya taruh mereka (Jaket-jaket dagangan-red) di blog juga, sama dengan blog celotehwarna,  dengan alamat jaketjaket.blogspot.com . Kemudian pembenahan pun saya lakukan. Mulai dari pengambilan template yang saya anggap cocok di www.insight.com , sampai pada utak-utik html diblognya.

"Jadi deh.. ". pikir saya  Dan sosialisasipun dimulai.
Pendaftaran ke mbah google dan eyang yahoo sampai pada beberapa keronco search enginepun dilakukan.

Hehe.. setiap hari kerjanya liat posisi terus di google dengan keyword 'Jacket fashion' dan 'Fashion Jaket'. Tapi, tetep aja ga nangkring dihalaman pertama. Paling-paling yang muncul dengan keyword itu, berasal dari portal-portal iklan yang saya daftarkan secara gratis maupun jadi membernya.


Hmm.. perjalanan yang sangat panjang. Lalu apa fungsinya saya melakukan itu semua..? Tidak lain dan tidak bukan, memposisikan diri di mata calon pembeli. Ketika para calon pembeli, yang rata-rata mencari objek site di google, mengetikan kata jaket atau jacket , maka saya berharap blog saya nangkring dihalaman pertama atau kedua.

Tapi apa yang saya dapat, justru belum pada harapan. hehehe.. apa karena saya ga mahir memoles keyword-keyword dan basic SEO kali yah.. "But,, keep going..  masih ketolong sama iklan-iklan yang saya daftarkan", pikirku lagi.

Setelah punya etalase jaket dan fashion diblog, memang ada yang beberapa kali menghubungi saya via sms maupun telepon, yang menanyakan tentang jaket-jaket yang saya pajang. Dan ada beberapa yang akhirnya membeli. Malah, saya beruntung sekali mendapat order pembuatan Jaket Jas untuk perpisahan sekolah di salah satu Sekolah yang berlokasi di makassar. Namanya SMAN 13. Dan yang menjadi contact personalnya adalah Fadly Rahman.

Tidak puas hanya dengan url http://jaketjaket.blogspot.com , saya mencoba mengganti dengan domain gratisan di co.cc. Saya daftarkan disana, hingga menjadi http://jacketfashion.co.cc. Hmm..,, memang rada lebih simple keliatannya. Dan sekaligus jadi mudah diingat.

Merasa tidak puas sekaligus tertantang, maka saya mencoba mengganti etalase yang di jaketjaket.blogspot.com berpindah ke hosting www.000webhosting.com. Lagi-lagi gratisan.. haha..

Banyak yang menganjurkan saya , mengapa saya tidak membeli domain dan hosting berbayar saja? kan lebih puas dan lebih berprestisi?

Xixi... sekali lagi saya cuma bisa bilang.. "Kan tantangannya...". Naif ga yah..?! Biar ah.. yang penting ada gerakan.. Kan ada istilah, ga harus berpikir kita punya Pesawat terbang dulu sebelum kita merasakan naik pesawatnya.. hehehe...

Akhirnya saya pindahkan semua pajangan jaket yang ada diblog jaketjaket.blogspot.com ke hosting baru dengan nama www.jacketfashion.co.cc yang telah saya parkir domainnya di 000webhost.com tersebut.

Template yang saya gunakan-pun, masih seputar gratisan. Mulai dari yang disediakan oleh 000webhost maupun template yang saya dapat dari shop-script. Loh kok digabung? alesannya karena template 000webhost ga ngasih kebebasan kita buat bikin site yang punya nuansa E-commerce. Lah iya dong.. kan maksud saya pindah dari blog, karena saya mau ketika ada yang belanja tinggal klik tombol dan pesanan-pun sudah masuk ke email sesuai barang yang dipesan. Terus tinggal follow up deh via email atau sms. Hehe.. yah gitu maksudnya..

Namun sayangnya..,, beberapa waktu setelah saya pindah etalase jaket-jaket saya, kondisi malah sepi-sepi dan senyap-senyap saja.. "Walah.. kenapa bisa geenee..", itu yang terdoktrin dipikiran saya selanjutnya. "Apa mungkin karena posisi saya di google tidak bagus kali yah.. Dan,, perburuanpun saya mulai kembali..

Utak sana, utik sini... semua sela saya coba masukan kata-kata keyword jaket atau jacket atau fashion atau semuanya. Tidak luput juga saya masuk ke web master google.. (hehehe.. sumpah.. disana saya ga ngerti apa yang saya lakukan..). Intinya,, ada celah informasi daftar site jacketfashion.co.cc ,, saya pasang.. ada celah informasi masukan keyword,, saya masukan.. Pokoknya masukin terusss..

Hingga saya mencoba untuk meng-utak-atik lagi apa yang namanya robot.txt, Sitemap dan keyword engine menggunakan Generator. Walah.. pasti anda yang ga ngerti atau yang ga punya basik SEO bingung deh.. sama kayak saya... But,, lagi-lagi.. keep going.. yang penting ada gerakan.. hehe..

Terlepas dari ga tau apa yang pernah saya lakukan dengan SEO-SEO itu,, akhirnya pada hari ini,, saya cukup puas dengan hasil sementara di google.




http://Jacketfashion.co.cc ,, nangkring dihalaman pertama dengan keyword: 'jacket fashion'

Hahaha... mungkin kalo disuruh ulang lagi bikin kayak begini, pasti kelabakan saya. Lah,, itu aja ga tau apa aja yang sudah saya lakukan hingga sampai situ..

Tapi terlepas dari itu semua, bagi saya khususnya, penjualan memang lebih penting ketimbang SEO-SEO itu. Jujur.., terkuras waktu saya mendapatkan hal-hal itu semua, hingga saya melupakan apa yang disebut marketing. Kan misinya jelas, jacket fashion adalah toko online jaket, dan otomatis harus menjual jaket donk.

Mudah-mudahan saja, dengan posisi ini saya bisa meningkatkan trafik pengunjung dan membawa lebih banyak pembeli hingga wacana awal saya untuk bisa mengajak bebrapa teman yang belum terberdaya didunia kerja, bisa saya rangkul. Amin.. Amin.. Ya Rab..

Kita lihat saja hasil dari ranking google ini...

Tuesday, 23 February 2010

Ga ada koneksi Internet, mau dagang apa?

Tulus sudah seharian ini tidak ada yang bisa saya lakukan di online. Dan tentu saja, ada beberapa point yang hilang dari situ. Yaitu, Dagang jaket dan 'Customer Watching'. Loh, memang kenapa?

Jaket fashion
Kemarin malam. ketika lagi update data site jacket fashion (http://www.jacketfashion.co.cc),, tiba-tiba stack. Tidak ada koneksi. Saya pikir, ah paling cuma keabisan resource PC nih. Lalu saya coba restart PC. Setelah PC sudah siap kembali untuk digunakan, saya langsung buka lagi browser. Dan.. Wakh..!!! Ga bisa konek juga..?! Terus saya lihat modem ADSL yang terhubung ke Speedy. Hmm,, indikator nyalah semua kok.. Harusnya ga masalah..

Lalu saya coba untuk mematikan modem ADSL tersebut dengan harapan ketika saya nyalakan kembali., sudah bisa digunakan.
Beberapa menit saya coba mendiamkan modem ADSL yang terhubung ke Speddy itu, sambil saya mengedit-edit foto yang akan saya upload ke website jaket saya.
Atan tekapi.. eh.. akan tetapi,, setelah saya menyalakan kembali modem saya tersebut, setelah cukup waktu menurut saya, sang koneksi tak juga berpihak pada saya. beuh.. kuacaw nekh..pikir saya. Lebih-lebih baynya yang harus dikerjakan lagi.

Ga putus asa,, saya coba mengingat-ingat, apa mungkin karena saya belum bayar tagihan speedy? Saya coba check tagihannya melalui M-Bca Hp saya. Dan ternyata disana muncul angka tagihan sebesar Rp. 175.704,-
Loh kok angkanya bengkak. Padahal saya ikut Paket Family yang bulanan-nya Rp. 125rb untuk 3 bulan pertama dan Rp. 195rb untuk bulan selanjutnya (belum ppn katanya).
Mengingat saat itu saya butuh sekali koneksi 'dia', maka langsung saja saya approve jumlah pembayaran tersebut. Dan terbayarlah nilai tersebut. Lalu saya matikan perangkat Speedy saya. Dan melanjutkan mengedit gambar-gambar yang belum selesai.

Beberapa waktu kemudian, dan jelas menganggap kalau koneksi sudah pulih, saya kembali menyala'kan modem ADSL saya. Dan apa yang terjadi..?!! Koneksi belum juga bisa saya dapatkan.. :-(

Mau ga mau, akhirnya 147 jadi bantalan..

Saya: halo mas.. dengan Andi nih.. No. Speedy... sekian-sekian.. At the point aja mas,, speedy saya ga konek. Ga bisa dipinging pula... padahal lampu indikatornya nyala.. padahal tadi juga sudah saya bayar, walau ragu krn nilainya ga sesuai.. Jumlahnya 175rb.. padahal tadi sebelum bayar, ga ada maslah apa2 juga... *padahal saya lagi butuh banget koneksi nih buat edit dan upload data website jaket saya* (hikhiksss.. kalo yang ini ga ditanya denk..)

CS147: Owh gitu yah pak.. Sebentar, saya cek dulu yah pak..
(setelah menunggu beberapa lama.. *kalo 12 menit nunggu, lama ga yah?!*  ).. akhirnya dia mengatakan
Wah pak,, ternyata ada maslah di pusat nih,, jadi tunggu 3x24 jam paling lama untuk perbaikan..
Dan saya saran kan,, Bapak ke kantor Telkom Speedy terdekat, dimana bapak mendaftar, untuk menanyakan jumlah tagihan yang tidak benar itu.. seharusnya Bapak belum dikenakan biaya bulanan pada saat ini, karena 1 bulan pertama kan masih gratis pak.. 2-3 bulan berikutnya 125.000 sblm PPN, dan 5 bulan selanjutnya baru 195rb sblm PPN...

Walah... lama buanget 3x24 jam. Brartikan 3 hari yach? kalo ga salah itung.., But, thanks buat tuh CS, karena dia juga menyalahkan sistem penagihan yang ga bener itu..

Yawdh,, akhirnya sampai sekarang, speedy belum nyalah juga.. Dan mau tidak mau, untuk upload gambar dan perubahan data-data di website jaket, saya menggunakan GPRS dengan tarif Prabayar.. Hiks.. mahal sih memang.. Namun hal ini saya tempuh agar bisa memenuhi kebutuhan market online saya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan prospectus jaket mania yang dikirim melalui site jaket ataupun email.

Semoga ga berkelanjutan dah... dan dagang jaket online tetep bisa dilanjut.. Ada yang bisa bantu? ;-)

Monday, 15 February 2010

Jaket Fashion Shop 2

Kali ini saya hanya mau me-reply 2 jaket yang update di toko saya di http://www.jacketfashion.co.cc

 
Detail
- Jaket Pria
- Jaket dengan Bahan terbuat dari Katun Fleece
- Jaket dengan kerudung dibelakang
- jaket dengan lengan panjang + Rib
- jaket dengan Double Resleting

Ukuran Allsize Lebar/Panjang: 52/68 (Setara dengan ukuran L)

Harga: Rp. 121.000

Kode: JC1248628

Detail
- Jaket Pria
- Jaket dengan Bahan terbuat dari Katun Fleece
- Jaket dengan kerudung dibelakang
- jaket dengan lengan panjang + Rib
- jaket dengan Double Resleting

Ukuran Allsize Lebar/Panjang: 52/68 (Setara dengan ukuran L)

Harga: Rp. 121.000



Jaket-jaket tersebut saya dapat dari vendor yang berlokasi di jawa-barat. Lumayan untuk menambah koleksi jaket dagangan saya. Semoga saja 2 jaket ini bisa menambah pundi-pundi penghasilan bagi saya.

Friday, 29 January 2010

Jaket Fashion Shop 1

Wuft.. banyak sudah ketertinggalanku menulis sesuatu pada blog. Hal ini karena aku sedang menyita waktuku untuk beralih berjualan jaket. Karena bisnis online ku yang lain mengalami stagnan dari sisi pengadaan barang.

Awal mula ide berjualan jaket adalah Pertama, aku hanya menggunakan dasar 'WHO'. Maksudnya adalah, siapa sih yang ga perlu jaket. Mulai dari anak kecil, dewasa hingga orang tua pasti membutuhkan barang yang satu ini.

Kedua aku menggunakan dasar 'Where'. Maksudnya adalah, dimana aku bisa dapatkan barang ini dengan mudah dan dimana pula aku bisa menempatkan segmentasi market yang benar dan tepat sasaran.

Akhirnya aku mulai dari yang paling sempit terlebih dahulu. Mulai dari jaket-jaket murah dan sedikit agak trendy. Dan ternyata pilihan tertuju pada Hoodie dengan jaket berbahan Baby Terry.

Aku kemudian mencari grosir yang menyediakan jaket yang aku maksud itu. Awalnya aku mendapatkan grosir secara offline. Namun sayangnya, karena keterbatasan pengetahuan ku dibidang editing gambar, maka aku tidak mendapatkan gambar-gambar yang profesional dari jaket yang aku foto menggunakan Handphone. Belum lagi keterbatasan pengetahuanku mengenai detail gambar yang aku pasang. Hmm,, lengkap sudah istilah 'Hantam Keromo'.. hehe.. Waktu ditanya sama calon pembeli,
"Ini bahan apa?"
"Ukurannya apa?"
"Bedanya dengan bahan fleece apa?"
Dan lain sebagainya...

Hehe.. kadang aku cuma bisa bilang, semua sesuai gambar.. :D
Walah jelas aza orang ga puas dengan jawaban itu.. Lah iyalah..,, karena segmentasinya kan ke end-user..!! Kalo ber-empati aku yang jadi pembeli, aku juga bingung.. gimana mau beli jaket kalo yang jual aza ga tau spek jaketnya.. hahaha... Hal ini banyak aku temukan di vendor-vendor besar di dunia online. Dimana mereka anya memajang foto-foto dagangangannya, tanpa memberikan spek yang jelas pada foto itu. Mungkin mereka berpikir, " Ah.. udah ada fotonya ini..".. gitu kali yah..

Pengalaman ini membuat aku harus berubah. Aku mencoba mencari tahu deskripsi barang yang aku pasarkan. Walau memang ada beberapa vendor yang tidak menjelaskan deskripsi foto/gambar secara detail, aku menanyakan hal tersebut kepada vendor.

Sekarang Alhamdulillah.. Setelah saya bisa mendeskripsikan pajangan-pajangan gambar yang ada di toko online saya, penjualan sudah mulai rutin. Paling tidak 2 hari sekali saya mendapatkan Order. Alhamdulillah.. Dan koleksi-koleksi jaket dagangan saya sudah mulai saya rambah ke jaket-jaket parasut, jaket anti-air (waterproff) taslan, oscar dan jaket-jaket katun fleece.

Kalo ada senggang waktu, silahkan mampir ke toko online saya di http://jacketfashion.co.cc (udah dipindah ke www.fashionpakaianonline.com )

Mungkin ini dulu sebagai pembuka langkah saya menjual jaket-jaket tersebut. Mudah-mudahan saya bisa mengembangkan usaha yang tengah saya rintis ini, dan Insya Allah bisa memberikan sumbangsih kepada orang-orang yang tengah membutuhkan pekerjaan. Amin Ya Rab..

Saturday, 28 November 2009

Nekat Di Ujung Penantian I


Dulu aku pernah cerita tentang dilematisnya kondisi perusahaan ku menangani problematika keuangan yang dimanage dengan tidak apik oleh bos ku. Cash-flow jadi tidak jelas. Hutang terhadap hampir seluruh supplier belum terbayarkan. Ironisnya, nyaris ada yang sampai 1 tahun tidak terbayar, dari termin 2 bulan maksimal yang diberikan mereka. Kas besar, jelas tidak pernah tahu real keberadaannya atau recordnya. Apakah masih ada atau memang sudah tidak ada sama sekali karena limit/penggunaan yang sudah mencapai nilai platform yang diberikan pihak Bank.

Sementara itu,, perusahaan harus tetap jalan. Para kariditur (customer) harus tetap mendapatkan suply barang. Para karyawan harus tetap mendapatkan gaji dan uang makan. Mungkin itu agenda/program pertamaku pada saat itu. Agenda yang harus aku perjuangkan, dimana para supplier sudah tidak mau lagi memberikan barangnya sebelum nota-nota yang tertunggak dibayarkan. Agenda yang harus aku jalani, dimana bos kini sudah tidak lagi berbuat apa-apa. Bahkan, datang ke kantorpun sudah jarang. Malah, akhir-akhir ini sudah tidak pernah datang lagi. Hampir 1 bulan dia tidak pernah menginjakan kakinya ke kantornya ini. Sungguh ironi memang. Kami semua berharap andilnya ada pada saat kondisi seperti ini. Kita semua berharap, dia mampu menyelesaikan keterpurukan situasi perusahaan ini. Namun yang didapat hanya sebuah penantian tak berujung.

Dengan segala keterpurukan dan penantian ini, aku mencoba nekat mengambil alih pimpinan dan berinisiatif melanjutkan eksistensi perusahaan. Dengan agenda yang telah aku sebutkan tadi, aku mencoba melobi beberapa supplier baru dan supplier lama yang tidak bermasalah untuk menyuplai barang pada kami. Alhamdulillah, aku telah mendapatkan 2 supplier baru dan 2 supplier lama yang mau berinteraksi dan percaya dengan kami. Walaupun kontribusi mereka hanya mampu meng-cover 40% kebutuhan perusahaan, aku masih harus tetap bersyukur. Setidaknya, loncatan pertamaku ini bisa membuat laju perusahaan bergerak.

Minggu pertama adalah sebuah harap dari para supplier tadi untuk mengirimkan barang-barang yang telah aku order. Berharap bahwa kebutuhan yang 40% tadi dapat tersuplai pada minggu ini. Sayangnya, dipenghujung minggu, pengiriman mereka hanya kami dapat sekitar 10% saja dari nilai PO. "Walah...!!!" batinku.

"Hmm.. mungkin memang stok mereka lagi kosong kali yah..?!", begitu gumamku menghubur diri.

Minggu kedua, aku mulai menjual dan mengirimkan beberapa pesanan/order kariditur (customer) yang sudah menumpuk dengan barang seadanya, sambil tetap menunggu supplai susulan dari para supplier tadi. Banyak keluhan yang keluar dari para kariditur atas pesanan yang mereka minta. Namun aku berusaha menjelaskan tentang keberadaan barang yang lambat dari para supplier. Aku sendiri tidak menyampaikan kondite perusahaanku yang bermasalahkan? Apa kata mereka nanti.. Bisa-bisa mereka akan beralih ke tempat lain dan justru menambah buruk keadaan. Tapi, aku sendiri yakin bahwa dengan kondisi seperti ini, dimana supplai untuk mereka (kariditur) tidak terpenuhi, akan ada langkah buat mereka untuk beralih. Minimal mereka akan membagi konsentrasi pembelian barang pada tempat lain selain tempatku. Wajar saja bukan? Toh mereka juga harus survive. Dan hal itu aku amini dan aku maklumi.
Dipenghujung minggu kedua inipun, ternyata asupan dari supplier belum juga muncul.. "Berabe nih..!!", pikirku. Tanpa ba-bi-bu lagi, aku langsung menelpon para supplier itu. Ini salah satu cuplikan dari percakapan via telepon pada salah satu supplier baru. SMJ (sinar mentari Jaya) yang berlokasi di Jatinegara.

Aku  : "Halo pak..,, Kok barang-barang pesenan saya belum datang semua yah?"
SMJ : "Sebelumnya saya minta maaf nih pak Andi.. Apa pak Andi yakin bisa membayar barang-barang yang akan saya berikan?"
Aku  : "Loh.. bukannya terminnya 1,5 bulan pak? Ini kan baru 2 Minggu?"
SMJ : "Iya sih memang.. Tapi yang saya maksud bukan barang-barang yang minggu kemaren saya kirim pak.., tapi barang-barang selanjutnya? Bukan apa-apa pak, saya sudah banyak mendapat aduan dari para sales yang kebetulan bertandang ke tempat saya. Mereka mengatakan bahwa perusahaan bapak bermasalah dengan keuangan. Terus terang saya jadi khawatir... hehehe"

WALAH...!!! Ternyata itu toh masalahnya..! Begitu hebatnya jaringan penjualan di kota ini. Sehingga kesulitan keuangan perusahaanku mampu menulari supplier-supplier baru melalui getok tular para sales.

"PR baru lagi nih...", batinku.

Akhirnya, pada minggu ketiga, aku mencoba merubah teknik pembayaran gaya termin lama. Aku men-split  total sebuah nota berdasarkan harian. Dan langsung aku bayarkan ke mereka (suppliers) ketika terkumpul pada hari selasa dan kamis dari setoran kariditur setiap harinya. Sehingga jumlah pembayaran tidak akan besar pada hari jatuh-temponya. Dan sangat jelas, misinya adalah memberikan image baik kepada para supplier itu. Aku tahu bahwa hal ini tidak lazim. Namun aku tetap harus mendapatkan prestisi dan kepercayaan para supplier tersebut.

Sungguh tepat teknik yang aku lakukan tentang gaya pembayaran baru ini. Hasilnya adalah para supplier sangat lancar memberikan barang-barang mereka sesuai PO yang aku berikan. Hmm... Aku terus melakukan order hingga kebutuhan perusahaanku tercover hingga mencapai 60% hanya dalam waktu 2 minggu saja.

Sayangnya aku terlalu terlena dan emosional. Aku lupa melakukan budgeting. Aku lupa bahwa ketika aku nekat mengambil alih perusahaan, aku tidak dibekali modal dalam bentuk uang cash. Aku lupa bahwa di dunia per-kariditan, ada sebuah nilai rasio permodalan dimana jumlah omset per-tahun dikalikan 2. Hal ini lepas dari perhitunganku tatkala aku melihat kembali agenda dari tabel pembayaran supplier yang nyaris menanjak dari pendapatan setoran para customer per minggunya. Ya Allah.... Batinku.

Ada PR besar yang kini aku hadapi. PR yang harus segera aku pecahkan dalam waktu 20 hari dari sekarang. Nyaris seharian aku menatapi layar komputer yang berada di meja kantorku dalam rangka melihat tabel-tabel agenda pembayaran supplier. Hingga pada sore hari, dimana gema-gema takbir IDUL-ADHA berkumandang, aku memerintahkan 1 orang anak buahku untuk melakukan penjualan aset yang berada didaerah yang dimiliki perusahaanku. Dengan sebuah harapan penuh, aset tersebut dapat terjual dalam waktu yang relatif singkat ini. Semoga saja, di tengah gemuruh takbir, ada sebuah doa yang bisa mengeluarkan kami dari kesulitan ini... Amin..Ya Rob..








Tuesday, 24 November 2009

Back-Link Yuk ?!

Award dari mas Hartohadi
Hehehe... Pasti bingung yah liat deretan para Blogger diatas. Itu adalah para Blogger yang ikut arisan berantai.. Wekh !! Yah Bukanlah.. (Walau agak mirip2 sih.. xixi)..
Deret blog diatas adalah sebuah deret susun yang berguna buat meningkatkan traffict blog2 yang terdaftar dan tentunya berimbas dan berguna untuk traffict blog kita juga.. (Liatkan ada link Blog aku di no.10)..

Kita menyebutnya Award....,,

Aturannya begini :
Sebelum anda meletakkan link di atas, anda harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link anda sendiri di bagian paling rendah (nomor 10). Tapi ingat ya, kalian semua harus fair dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah 1.953.125. Nah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link, blog/website anda di posisi 10. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 1, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.”


Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Dan semuanya menggunakan kata kunci yang kamu inginkan. Dari sisi SEO kamu sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, kamu juga mendapatkan traffik tambahan.
(Dipetik dari blog mas Hartohadi)

Aku sendiri,, sengaja meletakannya di Sisi Bar agar temen2 yang berkunjung ke blog-ku bisa lihat Award yang sudah terurut itu.. So,, mau ikutan ber-traffict N Award-an Ria..?? Silahkan ikuti perturannya.. Monggo...


Ini gambar award yang diberikan Bos hartohadi langsung pada saya :

Kerenkan.... :-)
Yuk teruskan banner award diatas ke yang lain..

Friday, 20 November 2009

Sprei Pertama ^^

Melihat judul ini, mungkin ada yang punya persepsi aneh2.. hehehe... Tapi yang jelas ini bukan hal aneh kok. Iya., ini adalah cerita tentang pertama kalinya aku berhasil menjual sprei di dunia online. Sprei dari Sandy Collection dengan type Diamond. Loh kok, kenapa sprei duluan yang terjual? Bukannya dulu promo 'Handuk Glitter' yang gencar dilakukan secara Online? hehehe...

Pertama, mungkin karena supplier sprei lebih mudah ditemui dan sangat coorporatif. Dari pertama aku tanya2 tentang detail produk, baik melalui sms maupun telepon, Ibu Ami (si 'supplier' ini), menjawab segala pertanyaan ku secara responsif. Mulai dari motif dan tipe sprei sampai dengan harga2 dari produk itu sendiri. Sehingga membuat aku yakin untuk bisa memasarkan sprei sandy ini terlebih dahulu dan jadi ga' takut kalau2 ga' ada barangnya ketika ada order dari pembeli online.

Kedua, aku ga' perlu Stok. Kalo ada yang minta type tertentu, tinggal aku konfirmasi Ibu Ami untuk ketersediaan barang tersebut. 'Nothing to Loose'. Trus enaknya lagi, bisa beli satuan dengan harga grosiran. Hehehe.. Ajib'kan ?! Berbeda dengan supplier2 lain yang mengharuskan kita membeli dalam jumlah tertentu (kuantiti) untuk bisa mendapatkan harga grosiran tersebut. Kalaupun ada, pasti kendalanya adalah Ongkirnya (ongkos kirim). Kadang2, harga barang yang kita beli, nilainya jadi lebih besar setelah ditambah ongkir tersebut. Repotkan? Mau jual berapa ke Customer? hehehe.. Mungkin ilustrasinya gini.., barang yang mau kita jual,1 Pcs handuk, harga pasarannya Rp. 70,000.- , trus anggap saja kita mendapat harga grosir sebesar Rp. 60,000.- karena ada biaya pengiriman (semisal Rp. 20,000/Pcs), maka harga beli kita akan terhitung   Rp. 80,000.-/Pcs

Beli dari Supplier = Rp. 60,000.-/Pcs
Ongkir = Rp. 20,000.-
Total HPP(Modal) = Rp. 80,000.-

Trus mau ambil untung berapa? Rp. 1,000 ? Rp. 5,000 ? xixixi... Udah tau kan akhir nilai jualnya..! Itu udah jelas melebihi harga pasaran bukan? Kecuali kita bermain dalam jumlah yang besar. Yang mungkin bisa menekan biaya pengiriman/Ongkir. Lah wong ini baru skala 1-an kituh..(sunda-jawa neh..!)
Trus mungkin tragisnya lagi, pembeli kita dari luar daerah yang bisa nyedot Ongkir sebesar Rp. 30,000.- Hahaha.. makin ga karuan aja nilai jualnya. Pusingkan liat itung2an. Ya Sama.... Hiks

Patah sudah istilah / Jargon marketing yang menyatakan,

"Untuk melakukan pemasaran hebat, jangan pernah berhitung... Jual Jual dan terus lakukan penjualan.."
(Ini Aku kutip dari sebuah seminar MLM yang sempat aku ikuti beberapa waktu lalu. Nama MLM-nya.... Hmmm... Mau Tau Aza.. hehehehe)

Kalo merunut dari angka2 diatas, Yah bonyok Om..!!! Sapa juga yang mau jualan nombok.. Kecuali, barang yang kita jual itu sifatnya Unik dan tidak pasaran. Semisal, Guci antik, Batu Antik, Sepeda Antik, Handuk Antik.. Wekh..?! Emang ada Handuk Antik? xixixi.... Mungkin Handuknya pake remote kali yah..! Ato Handuk yang pernah dipake sama artis ternama. Mc Jackson Misalnya.. hehehe..

Mungkin yang bener Jargonnya gini kali yah,

"Untuk melakukan pemasaran yang hebat, jangan pernah diam.. Jual Jual dan terus jual selagi Untung..."
(Versi aku.. xixixi)

Kalo itu,, aku setuju... !! Hidup Untung.. !! Hehehe...

Mungkin ada benernya juga yang diusung oleh 'Hukum Ekonomi'. Jarak (where) bisa menjadi penentu nilai sebuah harga barang. Hayah.. Mau curhat kok jadi MODING (Moderator Dinding)...

Ketiga, entah ini kebetulan atau tidak. takdir atau keberuntungan.. aku berhasil memecahkan telur penjualan dari sekian waktu aku berpromosi di dunia online.. 'Fiuh..!! akhirnya..', batinku... Senang, Bangga, Puas dan terharu (hiks..) berpadu perasaanku saat itu.. Eh, beneran loh! hehehe.. mau lagi dunk dibeli... (Ngarep Mode:On)... Alhamdulillah, aku bisa untung Rp. 7.000.- dari penjualan sprei ku itu. Trus terang, aku ga pernah berpikir mendapat untung yang besar dari penjualan pertamaku ini. Esensinya adalah untung.

Hmm,, ada cerita unik dibalik keberhasilanku dalam melakukan penjualan pertamaku di dunia online ini..


(hehehe... sabar yah... aku lagi minta izin dari si empunya nama. Yaitu orang yang pertama kali membeli spreiku ini.... Nanti aku lanjut lagi... So Say-Tune on This Channel)


Sunday, 15 November 2009

Sandy Collection Masuk Rekor MURI

"Negara-negara asing biasanya berebut memecahkan rekor seputar makanan. Pizza terbesar atau sosis terpanjang. Namun Sandy collection memilih produk lain: membuat bed cover dan sprei terbesar.

Produsen sprei dan bed cover yang berlokasi di kawasan Lebak Indah Surabaya ini Memproduksi sprei terbesar berukuran 5,15 m x 7,1 m, sedangkan bed cover raksasanya berukuran 6 m x 8 m. Kedua produk ini masuk dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) yang sertifikatnya diberikan langsung oleh pendiri Muri, Jaya Suprana, Sabtu (28/1).

“Prestasi ini cukup membanggakan karena mengutamakan nilai gotong royong dan kemitraan,” ujar Jaya Suprana.

Dibutuhkan waktu 3 bulan untuk menghasilkan kedua benda berukuran lebih dari biasa ini. “Alokasi waktu yang kita miliki sekitar 3 bulan dengan 3 jam kerja setiap harinya mulai jam 8 pagi,” kata Djaja Soetjianto, pemilik Sandy Collection. Pria berkacamata ini menuturkan ide menghasilkan dua benda tersebut tak lepas dari rasa nasionalisme, membuat sesuatu yang terbaik untuk bangsa. Rasa nasionalisme itu kian terwujud dengan warna merah-putih yang membalut kedua benda tersebut.

Semangat gotong royong dari 12 penjahit Sandy diakui Djaja meminimalisasi tingkat kesulitan. “Hampir tidak ada kendala berarti. Paling hanya saat pelipatan saja ada kesulitan karena ukurannya yang cukup besar,” imbuhnya.

Soal biaya sprei dan bed cover dari katun ini, Djaja enggan membeberkan.

Sumber : http://www.surabayapost.co.id/"

Monday, 9 November 2009

Maafkan Aku "Bos"

Lepas dari rasa bersalahku bahwa Kamu adalah orang yang telah membawa ku ke Perusahaan ini,, rasa dari Kamu adalah teman sekaligus atasanku,, rasa dari jasa2 mu terhadap ku sampai saat ini,, sampai aku bisa menikmati segala kemudahan secara finansial,, sampai aku mengerti tentang lingkup usaha perusahaan kita,, sampai aku mengerti bahwa kamu tertutup untuk hal-hal finansial dan cash-flow perusahaan yang seharusnya kau bagi padaku karena aku butuh informasi itu untuk menggerakan perusahaan secara 'continue' yang kini tengah berada di ujung kesulitan akibat tidak ada penyelesaian hutang-hutang perusahaan kepada para Supplier yang Kamu sendiri tahu itu adalah sumber utama kita mendapatkan barang-barang inti (core) dari kebutuhan para customer yang bisa menutup hambatan finansial perusahaan kita.

Akhirnya, ku geret masalah ini kepada Para Komisioner yang sekaligus adalah bagian keluarga-mu juga serta merta berkontribusi dalam perintisan perusahaan peninggalan almarhum Ayah-mu dan memang Stake-Holder yang seharusnya kau pertanggung-jawabkan karena mereka telah mempercayakan-mu mengurus segala hal dari perusahaan kita.

Bila memang pada saat keputusan nanti, hingga akhirnya kau tahu bahwa aku telah mengeluh dan menggeret masalah ini kepada mereka, kau akan marah,benci bahkan muak terhadapku, aku siap BOS.

Aku akan terima cacian apapun yang akan keluar dari mulut dan pikiran-mu. Karena itu adalah bukti bahwa aku memang peduli terhadap-mu. Bukti bahwa aku berharap kesulitan perusahaan kita bisa terantisipasi karena akan banyak tangan2 yang berkompeten yang selama ini kau abaikan, yang selama ini mereka tunggu tentang Laporan Rugi-Laba Tahunan yang tak kunjung datang dari-mu. Mereka yang turut memikirkan dan membantu perusahaan kita keluar dari himpitan ini kelak karena tidak ada cara apapun yang bisa kau lakukan.

Tidak ubahnya juga kepedulian-ku terhadap rekan-rekan sejawat, yang saat ini membutuhkan perhatian dan kejelasan laju perusahaan. Mereka hanya terjejali ratusan tanya dan ratusan keputus-asaan terhadap nasib mereka saat ini. Nasib yang bisa kau segarkan dengan transaksi-transaksi penjualan dan pembelian barang, hingga mereka bisa bergerak dan bergerak. Tidak seperti saat ini. Mereka terlalu banyak meluruskan kaki di bagian gudang yang sepi barang-barang. Bagian gudang yang seperti tidak bernyawa karena tidak adanya kegiatan yang berarti selain duduk-duduk dan berdiam diri. Membuat mereka juga tidak bisa produktif. Membuat mereka juga sungkan, karena mereka merasa seperti 'Makan Gaji Buta'.

Dan bila memang nanti kau inginkan aku untuk hentas dari sana, aku akan terima BOS. Aku akan melakukan apapun yang kau minta meski itu adalah sebuah efek negatif pada karir dan keuangan-ku. Namun aku hanya bisa berpesan BOS,,

"Jadikan dirimu Pohon yang rindang. Yang dapat menaungi dan meneduhkan semua elemen di perusahaan... Jadikan dirimu karang. Yang mampu menahan semua ajakan2 yang hanya bisa membuat-mu terhempas pada masalah2 lama dan baru. Jadikan dirimu bakti. Yang bisa membanggakan Mamah, Alm. Ayah-mu, Adik2-mu dan semua keluarga-mu..."


Aku hanya bisa mengatakan 1 hal saat ini...

"MAAFKAN AKU BOS.."

Saturday, 7 November 2009

Maju Mundur Buat Mulai

Berangkat dari ketidak-nyamanan aku terhadap kondisi perusahaan yang sudah tidak lagi 'kondusif',, maka aku putuskan untuk melakukan kegiatan sambilan dengan

mencoba berdagang secara Online yang rencananya nanti dilanjutkan ke Offline. Ya..,, hitung2 pasang kuda2 bila pada akhirnya perusahaan sudah tidak sanggup lagi

menahan segala biaya dan berujung pada pemulangan para karyawannya, alias dipecat2in... xixi

Langkah pertamaku adalah menentukan nama toko Online-ku terlebih dahulu.. Hmm,, ga ada salahnya memakai gabungan nama anak-ku,, begitu pikirku. Akhirnya aku beri nama 'Gifroo's Shop',, yang diambil dari nama ke-dua anakku Gifta dan Roofi. Terus aku buat di blogspot.com. Jadi deh gifroo.blogspot.com.

Langkah kedua, menentukan isi toko Online-ku. Browsing.. Serbu..!! hehehe... Hunting sana, hunting sini.. Kik sana, klik sini... Fiuh..,, ternyata ga mudah menentukan

barang yang cocok. Yang mudah dikenal. Yang bisa menjadi barang kebutuhan konsumen umum. Yang punya harga logis. Yang...,, Yang.... terus bermunculan

dikepalaku... Hingga pada akhirnya aku coba mengambil satu jenis barang untuk ku isi di toko Online-ku..,, hmm.. Pilihannya jatuh Handuk.. Loh kok Handuk? Iya..,

menurutku handuk merupakan barang yang mudah pakai dengan harga yang relatif terjangkau oleh calon pembeli.

Langkah ketiga, mencari distributor. Lagi-lagi perjalanan yang panjang. Browsing sana.. Browsing sini.. dan akhirnya ketemu. Beruntungnya lagi, lokasinya ga jauh dari rumah. Daerah Meruya-Ilir, Kb. Jeruk Jakarta-Barat. "Ideal nih..", pikirku.

Lalu ku layangkan Email.

Kepada Yth,
Bapak/Ibu pimpinan
di tempat

Saya Andi,, saya hendak bertanya tentang handuk yang ada di webiste Bapak/Ibu. Kiranya boleh saya minta keterangan tentang,,
- Katalog detail.
- Harga (mengingat di website tidak dicantumkan harganya)
- Bagaimana untuk menjadi Reseller? Apakah ada harga khusus dan atau minimal pembelian.

Demikian pertanyaan saya. Atas waktu dan perhatiaannya, saya ucapkan terima-kasih.

Salam

Andi


Esok harinya, aku cek email untuk melihat jawaban yang telah aku tanyakan. Wekh.. belum dijawab. Oh,, mungkin sibuk kali. Pikir ku demikian. Positif thinking aja deh.

Terus esoknya lagi, aku cek kembali.. Waduh,, masih belom dijawab. Mungkin sangat sibuk sekali kali yah?! Positif thinking lagi. Esoknya aku check lagi. Masih belum.

Esoknya lagi..,, belum juga... "WEW...,, ini mah emang ga respon..!!!" teriak ku. Akhirnya aku putuskan untuk cari distributor yang lain. Browsing lagi...!!
Finaly,, aku mendapatkan distributor juga. Walau letaknya agak jauh dari rumah,, namun sikap responsif dari mereka membuat aku kagum. Terbukti dari layangan email ku yang dijawab dengan cepat pada esok harinya. Ibu Sofie namanya. Lokasinya di daerah keranji, Ciputat.

Tang..ting..tung... hitung2 modal ternyata belum cukup buat beli grosiran handuk itu. Hmm,, mending promosi dulu aja kali yah. Sambil nunggu pembeli,, sambil juga nunggu modal cukup.. OK..

Langkah keempat, akhirnya aku promosi terlebih dahulu. Dengan pengetahuan Internet marketing ku yang terbatas, ku masuki beberapa iklan gratis yang tersedia di internet. Facebook juga tak luput dari promosiku.

Beberapa waktu berjalan, hingga tabunganku dari aku bekerja, sudah cukup untuk membeli 1 lusin handuk grosiran itu.

Tapi, aku jadi ragu. Gimana tidak, promosiku yang telah gencar aku lakukan saja tidak ada yang respon. Boro2 beli atau pesan,, sekedar tanya2 handuk aja belom ada. Hahaha....

Akhirnya aku urungkan niat menggunakan tabunganku untuk membeli handuk sebagai produk pertama jualan ku ini. Nanti jangan2 malah ga laku lagi. Nanti malah habis dipakai sendiri lagi oleh anak2-ku yang memang senang dengan hal2 baru dan ber-bau lucu. Nanti... nanti... Hajoh.. makin banyak pertimbangan berkecamuk di pikiranku.

Beli tidak.. beli tidak... Aku cuma bisa maju mundur. Ternyata memang susah menyetarakan keyakinan, tekad dan fakta. Maunya sih nekad beli, tapi kalo ga ada sinyal begitu gimana donk..??

ADA IDE ?? Hehehehe....

Thursday, 22 October 2009

THAT'S YOUR CHOICE 'BOS'?

Sebut saja sebuah perusahaan tempat ku bekerja,, adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan barang-barang perabot rumah-tangga, pecah-belah, elektronik dsb, yang dijual kepada para tukang kredit keliling, melalui kelompok-kelompok kecil diberbagai tempat. Khususnya JABODETABEK. Dan tentu saja mereka (para tukang kredit) membayarnya dengan dicicil pula. Cicilan pembayaran dilakukan setiap minggu. Artinya, para tukang kredit itu, menyetorkan uang kepada perusahaanku, sesuai jadwal masing-masing orang/kelompok yang sudah ditentukan perusahaan.

Misal,, Mang 'Usup', mengko-ordinir 12 anak buah didaerah bekasi, punya jadwal hari Rabu. Maka, penyetoran dan atau pengiriman barang kepada Mang 'Usup', dilakukan juga pada hari itu.

Pimpinan (Bos) perusahaanku,, adalah pemimpin generasi ke-2. Pada awalnya, kira-kira Tahun 1985, perusahaan ini didirikan oleh Almarhum Ayahnya, hingga terjadi peralihan/penyerahan kepemimpinan kepada anaknya, yang kini menjadi Bos-ku, pada tahun 2004. Hingga pada tahun 2005, beliau (sang ayah) dipanggil oleh yang Maha Kuasa.

Hehe.. Back to JUDUL... (jadi ngelantur...xixi)

Kejayaan sang Ayah,, yang bisa membuat nama bisnisnya terdengar seperti ledakan-ledakan 'DASYAT',, ternyata sangat sulit dipertahankan oleh Bos-ku. Dahulu orang-orang, menganggap bahwa perusahaanku adalah ladang uang. Apapun yang dijual disini, sudah pasti laku keras. Malah ada istilah nyeleneh dari salah seseorang yang masih menjadi nasabah (istilah buat orang yang mengambil barang dari perusahaanku ini), mengatakan... "Dulu mah disini barang apa juga laku terjual... Tai kambing aja, kalo bisa dijual disini, pasti habis diambil nasabah..", begitu celotehnya..
"Hahaha...", aku hanya bisa tertawa mendengar celotehnya itu. Jelas bahwa, secara tidak langsung, dia merindukan gaya kepemimpinan lama, ketika masih digawangi oleh Almarhum Ayah Bos-ku..

Loh.. Kenapa begitu...?? Ternyata memang semua bersumber dari ketidak-mampuan Bos-ku memimpin serta me-manage bisnis ini dengan cara yang naturalis/alami. Bisnis yang dulu dibangun dengan rasa kepercayaan, kekeluargaan, kehangatan dan disiplin tinggi, ter-alpa dari Bos-ku yang notabene anak berpendidikan. Jebolan Starta 1, Fakultas Ekonomi di salah-satu kampus ternama yang berlokasi di Jakarta. Bisnis yang seharusnya mampu meletakan pos-pos keuangan bukan saja secara profesional namun harus proporsional ini, idealnya dapat di-implementasi dan diaplikasi dari teori-teori sejak di bangku kuliah. Bisnis yang seharusnya dimengerti,, bahwa pendapatan setoran saat ini adalah nilai mutlak yang harus ditahan guna melakukan pembayaran supplier dan biaya-biaya pokok usaha, hingga akumulasi keuntungan/profit dapat dihitung pada akhir tutup buku. Bukan biaya-biaya 'entertain' yang tidak jelas dan tidak menghasilkan bagi perusahaan. Bukan juga Prive-Prive/biaya-biaya pribadi yang kurang 'apik' dikeluarkan, guna mempertahankan gengsi semata. Dan sebagainya... Dan sebagainya..

Fiuh..!! Hingga saat ini.. perusahaan menanggung hutang-hutang yang entah dari mana lagi bisa ter-cover/tertutupi dengan baik. Pinjaman Bank ?? Sudah lelah aku menghitung semua Bank-Bank yang menjadi Debitur kami dan semuanya mengalami 'Bottle-Neck' alias kredit macet. Sementara itu,, bunga bank terus bergulir dan bergulir..

Belum lagi hutang pada supplier-supplier, yang lama tertunggak. Nyaris bengkak kuping-ku setiap hari mendengar caci-maki mereka.

"Pak.. Tolong atur pembayaran atas nota saya Yach !!! Sudah lama sekali nih.." , Cklik.. Telepon ditutup. tak lama kemudian,, "KRRIIIINGGGG...KRRIIINGGG"

"hALLOO.... Kapan Nota saya dibayar ???",, Bletakkk... Telepon dibanting..
"KRRIIIINGGGG...KRRIIINGGG..BRRRR"

"Hallo... Mau pesen barang apa lagi Pak?",, kata seorang supplier menawarkan. Wekh,,ini kata-kata yang selalu aku tunggu. Kata-kata yang membuat aku sedikit tenang. Kata-kata yang mengandung motivasi, hingga aku bersemangat mengambil secarik kertas dan menyebutkan barang-barang yang memang sudah kosong di gudang.

"Hmmm..,, ukuran 20-38 @4 Coly ya Bu... Terus, tipe B nomor 16 dan 18 @3 Dus saja.. Terus.. blabla..blabla..", Aku langsung menyerbunya dengan orderan yang memang sudah sangat dibutuhkan untuk mengisi gudang yang kosong. Kebetulan ditawari. Serbuuuuu..!!! Tapi...,,,

"Emangnya ini saya 'dinas sosial' Pak !!! Bayar dulu donkkk, Nota yang lama...", Seringai suara orang ditelp itu.... *ARGHHHHH* ,, mungkin begitu kali yah mimiknya.. hehehe..

Terus... Terus... dan Terusss... Telepon silih berganti berdering.. Yang rata-rata menanyakan pembayaran atas Nota-nota mereka... Yang rata-rata komplain.. Yang rata-rata tidak malu untuk marah-marah.. Hehehe..,, bodo ah!! Tugasku kini hanya menebalkan telinga dan Iman.. Moga-moga aja masih bisa tahan... Tapi,, sampai kapan BOSSSSSS...???!!!!

sementara itu, tidak kalah serunya gerutu-gerutu dari para nasabah yang mengeluh tentang ketersediaan barang di gudang.

"Pak... Bapak kan tau, tradisi para tukang kredit..? Setelah syawal (pasca Lebaran Idul Fitri-red),, kita kan harus sering-sering ngedorong untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan.. Kalo barang-barangnya ga kumplit,, gimana saya bisa narikin setoran mereka...? Gimana saya bisa setor..? Terus,, gimana saya bisa makan..? Pak.., Pak.., Bapak..", Rengek salah seorang nasabah kepada ku ditengah ke-tertegunanku melihat mimiknya yang polos itu. Dalam hatiku bergumam,,,"Oh mamang,,, andai kau tau apa yang ku rasakan... Andai aku yang punya uang.. Andai aku ownernya.., pasti kamu akan mengerti,, betapa aku mencintaimu....",, wkwwk.. Sabar ea Mang.. Sabar...

"Lamlekum... Pak, ini list pesenan saya... Kalo besok ga dikirim,, saya mau pindah ke Bos yang lain... wasalam...",, terus ngeloyor pulang..
Jah.. ini orang..,, Ora ana tata-kramana ea.. Bablas pisan yach..?! Heuleuh..Heuleuh.. Orang dateng tuh, Minum-minum dulu kek..! ngobrol-ngobrol kek..! basa-basi kek..! atau Foto-foto sekalian gitu... Jiakaka..

Tapi akhirnya aku sadar bahwa memang tradisi ini seperti ritual yang memang sudah turun menurun. Hingga aku selalu memaklumi bahkan meng-amini segala keluhan yang mereka sampaikan. Baik secara halus, maupun secara terang-terangan. Toh,, sejauh ini,, mereka lancar kok setorannya.. Dan memang nyatanya, mereka yang berani komplain, yah yang lunas hutangnya itu... Kalo yang ga lunas,, paling cuma senyam-senyum aja.. Mungkin maksudnya cari simpati kali yah.. Biar dikasih barang lagi.. Atau, hanya ingin menunjukan gigi, walau tidak lunas, masih ada itikad baik bertandang ke sini.. Ya..Ya.. Asal jangan lupa sikat gigi yah mang... hehehe.. Kangkung tuh Nyelip.. xixixi

Begitulah kondisi perusahaan-ku saat ini.. Aku sendiri masih memberikan kesempatan pada Bos-ku (yang saat ini baru tergerak untuk melakukan lobi-lobi pada pihak Debitur.. Telat sih.. tapi Gpp,, yang penting ada usahanya.. Go..go..!) dalam beberapa saat ke depan, untuk menghentaskan problematika keuangan perusahaan, membantunya mengatur anak buah dalam bekerja secara intensif, membantunya menjaga nama besar bisnis yang dibangun oleh Ayahanda-nya tercinta, sebelum aku putuskan untuk mencoba mencari pekerjaan baru..

KEMANA ARAH USAHA INI INGIN 'KAU' LABUHKAN 'BOS' ???? THAT'S YOUR CHOICE...